ARTOTEL TS Suites Surabaya Sajikan INFINITE COLOR Apresiasi Seni dan Inklusi untuk Anak-Anak Hebat

oleh -189 Dilihat
ARTOTEL TS Suites – Surabaya, saat menghadirkan pameran seni yang menyentuh hati.

SURABAYA, AIANews.id – ARTSPACE, ruang seni milik ARTOTEL TS Suites – Surabaya, kembali menghadirkan pameran seni yang menyentuh hati.

Berkolaborasi dengan Autism Awareness Indonesia (AAI) DPD Jawa Timur, pameran bertajuk “INFINITE COLOR” ini resmi dibuka pada Jumat, 4 Juli 2025, dan akan memukau publik hingga 4 Oktober 2025.

Pameran kolektif ini secara istimewa menampilkan 42 karya lukisan dari 15 seniman cilik penyandang autisme, down syndrome, tuna grahita, dan tuna rungu.

Mereka dibimbing oleh Hendrik Barata, seorang guru seni sekaligus seniman yang juga turut memamerkan karya pribadinya dalam pameran ini.

Melalui eksplorasi warna dan bentuk yang lepas dari batasan, “INFINITE COLOR” merepresentasikan harapan, keberagaman emosi, dan kebebasan dalam menafsirkan dunia yang unik.

Lebih dari sekadar pameran, acara ini menjadi panggung di mana para seniman muda dapat menyampaikan perasaan, mimpi, dan cara pandang mereka terhadap dunia melalui goresan warna.

Ini adalah ruang yang sarat makna inklusi dan keberdayaan, tidak hanya bagi para seniman muda tersebut, tetapi juga bagi masyarakat yang hadir menyaksikan.

Pembukaan pameran diawali dengan sesi perkenalan dan tanya jawab media bersama Vivin Komalia selaku Ketua AAI DPD Jatim, serta Hendrik Barata.

Suasana semakin semarak dengan penampilan spesial dari Rizky, dan persembahan musik yang memukau dari Touch Heart Band, grup band beranggotakan remaja penyandang autisme.

Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA, General Manager ARTOTEL TS Suites Surabaya, mengungkapkan rasa bangganya.

“Kami bangga dapat menjadi ruang inklusif bagi semua bentuk kreativitas, termasuk dari anak-anak luar biasa ini. Infinite Color bukan hanya pameran seni, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap keberanian mereka dalam mengekspresikan perasaan lewat karya,” ujarnya.

Baca Juga:  Ditetapkan Tersangka, Ibu Ronald Tanur Diperiksa Selama 5 jam

Senada dengan itu, Hendrik Barata menjelaskan makna di balik pameran ini. “Setiap anak memiliki dunia unik yang tak terbatas. Melalui warna-warna ini, mereka menyampaikan perasaan dan identitas mereka ke dunia luar. Saya pun merasa terhormat dapat menampilkan karya pribadi saya bersama mereka, sebagai bentuk refleksi dan pendampingan yang sejajar,” jelasnya.

Bagi para kolektor dan pengunjung yang terinspirasi, karya-karya yang dipamerkan juga dapat dimiliki. Setiap lukisan memuat ekspresi orisinal para seniman cilik dan menjadi bentuk dukungan nyata bagi tumbuhnya semangat mereka dalam berkarya.(alm)