Kepala BPS Margo Yuwono, (legion-news.com)
Jakarta, 10/02/2024 – AIAnews.id | Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa deflasi yang terjadi pada bulan September 2024 disebabkan oleh melimpahnya pasokan bahan pangan. Hal ini disampaikan Kepala BPS, Margo Yuwono, dalam konferensi pers, Selasa (01/10/2024).
“Deflasi pada September 2024 mencapai -0,17% (yoy), didorong oleh penurunan harga sejumlah komoditas, terutama pada kelompok bahan pangan,” jelas Margo.
Ia menjelaskan bahwa penurunan harga bahan pangan disebabkan oleh panen raya yang melimpah, sehingga pasokan di pasaran sangat melimpah.
“Harga cabai merah, bawang merah, dan beberapa komoditas pangan lainnya mengalami penurunan signifikan,” ungkap Margo.
Selain pasokan pangan yang melimpah, deflasi September 2024 juga dipengaruhi oleh penurunan harga minyak goreng dan BBM.
“Meskipun terjadi deflasi, pertumbuhan ekonomi tetap positif dan terjaga,” tambah Margo.
BPS memprediksi bahwa deflasi pada September 2024 akan berdampak positif pada daya beli masyarakat.
“Dengan harga pangan yang lebih terjangkau, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan daya belinya dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” pungkas Margo. (Fji)



