Surabaya, AIAnews.id -Calon Gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini-Gus Hans menyoroti pentingnya pendidikan karakter di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Hal itu dipaparkan Risma menjawab pertanyaan panelis dalam debat pertama Pilgub Jatim di Graha Unesa, Jumat (18/9).
Mantan Menteri Sosial era Presiden Jokowi ini menyembutkan gernerasi muda harus mampu menghadapi tantangan jaman.
“Kami berkomitmen untuk pendidikan berkarakter harus dimulai sejak anak usia dini,” ujar Risma dalam debat publik Pilgub Jatim 2024 di Graha Unesa, Jumat (18/10/2024).
Risma lantas merinci komitmen pendidikan karakter sejak usia dini menjadi dua hal. Pertama adalah hormat kepada orang tua, kemudian yang kedua menghargai sesama teman.
“Meskipun saya tahu provinsi hanya mengelola SMA/SMK/SLB, sehingga tidak menjangkau anak usia dini. Tapi hal-hal tersebut perlu diajarkan ke guru-guru agama. Agar anak belajar disiplin sejak dini,” sebutnya.
Menurut Risma, masa depan generasi bangsa perlu dibangun integritas sejak usia dini. Dengan begitu, mereka tidak akan takut masa depan mereka nanti.
“Karena bukan hanya mereka soal etos kerja tinggi, tapi semua yang ada disini adalah ciptaan Tuhan. Kesetaraan sesama pelajar itu menjadi penting,” paparnya.
Risma memahimi, bahwa semua yang ada pada anak itu adalah buah dari perilaku orang tua dan lingkungan. Mantan Walikota Surabaya itu mengibaratkan, bahwa perilaku anak itu adalah hasil menulis mereka di dalam kertas putih.
“Karena itu apa yang kita lakukan dan berikan akan ditiru oleh anak itu,” cetusnya.
Maka dari itu, Risma menambahkan bahwa pendidikan karakter itu bukan hanya soal bagaimana mereka bisa menghargai orang lain. Tapi bagaimana mereka bisa maju.
“Dorongan ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk berpikir, mereka bisa maju kalau mendapatkan pendidikan yang layak dan peluang yang sama,” pungkasnya. (alm)




