Gelombang Aksi Pemuda Surabaya Guncang Polda Jatim dan Kantor Gubernur: Tuntut Keadilan Kasus Ijazah Tertahan

oleh -111 Dilihat
Massa aksi menggelar demonstrasi di depan Mapolda Jatim.

SURABAYA,AIANews.id  – Surabaya memanas! Gabungan kekuatan organisasi pemuda, Semangat Bersatu Pemuda Indonesia Jaya (SBPIJ) dan Arek Suroboyo Bergerak (ASB), turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi serentak di depan Mapolda Jatim dan kantor Gubernur Jatim, Kamis, 8 Mei 2025.

Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap kasus penahanan ijazah yang dilakukan oleh pemilik perusahaan UD Sentoso Seal, Jan Hwa Diana, yang dinilai telah merugikan masyarakat Kota Surabaya.

Terlebih, hingga kini belum mendapatkan kejelasan dari pemerintah.

Dengan semangat membara, puluhan massa aksi menyampaikan tuntutan agar kasus yang telah menjadi sorotan publik ini segera diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami berharap Bapak Kapolda Jatim memberikan perhatian penuh pada kasus ini. Kami tidak akan berhenti di sini, kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Feris Brewok, juru bicara aksi di depan Mapolda Jatim.

Tak hanya berhenti di Mapolda, gelombang aksi juga menyasar kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan.

Di hadapan kantor orang nomor satu di Jatim, massa aksi menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam orasi yang penuh semangat, salah seorang orator menyerukan agar Khofifah bersikap independen dan mencabut semua pernyataan yang dianggap tidak kompeten terkait kasus ini.

“Kami meminta agar Ibu Gubernur mencabut pernyataan yang telah diberikan, karena bagi kami proses hukum kasus ini masih berjalan. Pernyataan Ibu justru memberikan angin segar bagi para pelaku penahanan ijazah,” teriak orator dengan nada tinggi.

“Anda juga dipilih oleh arek-arek Suroboyo, maka dari itu jangan hanya menjadi pengecut dan berpihak pada kaum kapitalis,” tambahnya. (alm)

Baca Juga:  Gelar Wisuda ke-130, Rektor Untag Surabaya Ajak Mahasiswa Jadi Lulusan Yang Tangguh