PASURUAN, AIANews.id – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pasuruan menggelar talkshow bertajuk “Perempuan di Era Digital” yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (24/5/2025). Acara ini dihadiri oleh perwakilan organisasi wanita se-Kota Pasuruan dan menghadirkan narasumber inspiratif yang membahas peluang serta tantangan perempuan di era digital.
Ketua GOW Kota Pasuruan, Suryani Firdaus, dalam sambutannya menekankan pentingnya perempuan untuk terus berkembang dan adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menegaskan bahwa peran perempuan tidak lagi hanya sebatas ibu rumah tangga, melainkan juga dituntut untuk cerdas dan mampu menempatkan diri di era digital.
“Dari masa ke masa peran kaum perempuan harus berkembang, baik dari segi pemikiran maupun peradabannya. Tidak cukup hanya berperan sebagai ibu rumah tangga saja, tetapi dituntut untuk berperan menjadi perempuan yang cerdas dan mampu menempatkan diri di era digital ini,” ujar Suryani.
Suryani juga menyoroti stigma yang masih melekat, bahwa perempuan hanya menjadi pengguna atau konsumen teknologi. Menurutnya, pandangan tersebut perlu diluruskan agar perempuan mampu menjadi pelaku utama dalam perkembangan teknologi.
Ia menambahkan bahwa perempuan harus memahami cara efektif untuk mengubah pandangan ini melalui pendidikan dan keterampilan digital.
“Oleh sebab itu, perempuan harus tahu bagaimana cara efektif mengubah pandangan tersebut melalui pendidikan dan keterampilan digital,” ucapnya.
Suryani Firdaus menegaskan bahwa lapangan ekonomi digital yang terus berkembang saat ini sudah sepatutnya diisi oleh kaum perempuan.
Hal ini menuntut perempuan untuk lebih kreatif dan memiliki pendidikan tinggi agar siap menghadapi perubahan serta mampu menguasai teknologi yang telah menjadi bagian dari peradaban dunia.
“Hal ini menjadikan perempuan harus kreatif dan berpendidikan tinggi agar mereka siap menghadapi perubahan dan mampu menguasai teknologi yang saat ini menjadi bagian dari peradaban dunia,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Ketua GOW Kota Pasuruan juga menyampaikan harapannya agar pemerintah dan sektor usaha dapat memberikan ruang serta dukungan yang lebih besar terhadap keterlibatan perempuan di dunia digital.
Dukungan ini, lanjutnya, tidak hanya melalui pengenalan teknologi, tetapi juga pelatihan mendalam agar perempuan siap bersaing dan berkontribusi secara aktif dalam transformasi digital bangsa.
“Bukan hanya melalui pengenalan teknologi, tetapi juga pelatihan mendalam agar perempuan siap bersaing dan berkontribusi secara aktif dalam transformasi digital bangsa,” pungkasnya.(alm)



