Jakarta,AIAnews.id – Nasaruddin Umar resmi dilantik sebagai Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Senin 21 Oktober 2024.
Nasaruddin, yang sebelumnya dikenal sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta mengaku terkejut ketika mendapatkan tawaran dari Presiden Prabowo untuk bergabung dalam kabinet.
“Saya betul betul sangat surprise ya, saya engak nyangka dan saya kaget, saya enggak pernah membayangkan.
Saya baru pulang juga dari MoU dengan Al-Azhar Mesir, kemarin baru pulang,” ujar Nasaruddin, usai dipanggil ke Kertanegara Jakarta, Senin 14 Oktober 2024.
Penunjukan Nasaruddin sebagai Menteri Agama bukanlah kejutan besar bagi banyak kalangan, mengingat pengalaman panjangnya di dunia keagamaan dan pendidikan.
Bahkan, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama pada tahun 2011 hingga 2014, di mana ia berperan penting dalam berbagai kebijakan keagamaan nasional.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdoa dan bekerja sama demi menciptakan kedamaian, ketenangan, dan keamanan dalam pembangunan bangsa.
Hal ini ia sampaikan usai menghadiri Pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (21/10/2024).
Nasaruddin menekankan pentingnya peran Kementerian Agama dalam mewujudkan lingkungan yang damai dan sejuk, sehingga pembangunan yang produktif dapat tercapai.
“Kami mohon doa seluruh masyarakat agar melalui Kementerian Agama, masyarakat kita bisa lebih tenang, bisa lebih sejuk, bisa lebih damai, sambil membangun peradaban dan masa depan bangsa yang lebih kokoh dan konstruktif,” ujar Nasaruddin.
Imam Besar Mesjid Istiqlal itu menekankan bahwa tanpa kedamaian, keamanan, dan ketenangan, pembangunan yang produktif tidak akan mungkin terjadi.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama membangun peradaban di masa depan. “Mari kita semuanya bekerja sama satu sama lain,” tegasnya.(alm)




