Kasus PMK Terus Meningkat Komisi B Rencana Panggil Dinas Peternakan

oleh -129 Dilihat
Dinas peternakan saat melakukan vaksin di pasar hewan.

Jombang, AIANews.id – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Jombang yang terus meningkat setiap harinya turut menjadi perhatian serius kalangan DPRD. Dalam waktu dekat Komisi B DPRD Jombang berencana memanggil Dinas Peternakan.

“Melihat kondisi saat ini semakin banyak sapi milik peternak yang terpapar PMK,” ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang Ama Siswanto Minggu (2/2). Dirinya mengungkapkan, bahkan informasi yang ia dapat. Dalam satu hari terdapat 20 sapi yang terinveksi bahkan hingga mati.

“Saat ini kasusnya sudah mencapai ribuan ekor,” katanya. Menurutnya, saat ini Kabupaten Jombang sudah masuk darurat PMK. Sehingga harus segera diatasi secepatnya.

“Karena itu kami Minggu depan berencana memanggil dinas peternakan,” bebernya. Para wakil rakyat itu ingin mengetahui langkah-langkah apa yang dilakukan dinas untuk menekan bertambahnya kasus PMK di Jombang.

“Sebelumnya kasus di Jombang sudah nol kasus atau tidak ada. Tapi sekarang malah membludak,” katanya. Pihaknya juga ingin mengetahui, sejauh mana vaksin yang sudah dilakukan dinas peternakan.

“Apakah sudah menyeluruh ke sapi peternak di Jombang,” katanya. Apabila pemkab sudah memiliki stok vaksin, segera dituntaskan. “Kalau memang belum ada vaksinnya segera melakukan kordinasi dengan pemerintah pusat,” pungkasnya.

PMK di Jombang tembus 1.320 Kasus. Sementara kasus Penyakit Mulut Dan Kuku di Kabupaten Jombang tembus 1.320 Kasus. Wabah PMK di Kabupaten Jombang saat ini semakin mengkhawatirkan. Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang, semakin gencar melakukan vaksinasi kepada sapi yang sehat.

Plt Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Mohamad Saleh, menjelaskan vaksinasi massal ini terus dilakukan untuk menekan penyebaran PMK.

“Hari ini (kemarin, Red) kami melakukan vaksinasi di dua  Puskeswan dan Dinas Peternakan mendapatkan alokasi vaksin tahap pertama sebanyak 7.050 dosis,” terangnya.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Selenggarakan Upacara Peringatan ke- 96 Hari Sumpah Pemuda

Saleh menekankan, vaksinasi ini diberikan kepada sapi yang sehat untuk mencegah dan menekan penyebaran wabah PMK di Kabupaten Jombang. “Populasi sapi di Jombang mencapai 70 ribu ekor, dan vaksin berikutnya akan menyusul,” tambahnya.

Capaian vaksinasi PMK Tahap 1 Tahun 2025, di seluruh wilayah kerja Puskeswan di Kabupaten Jombang sudah mencapai 100 persen.

Di dua wilayah kerja Puskeswan, capaian vaksinasi PMK Tahap 1 mencapai 135 ekor, dengan total sapi yang tervaksin hingga hari ini sebanyak 7.029 ekor dari target 7.050 ekor. “Alhamdulillah, vaksinasi PMK Tahap 1 selesai,” terangnya.

Saleh juga menyampaikan data dari dinas peternakan  tercatat ada 1.320 sapi yang terjangkit PMK di Kabupaten Jombang, dengan rincian 85 ekor mati, 126 ekor dipotong paksa, 722 ekor sembuh, dan 387 ekor masih dalam kondisi sakit.

“Kami terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya semaksimal mungkin untuk menanggulangi wabah PMK,” pungkas Saleh.(alm)