Kepala BP Haji RI Tekankan Tiga Kunci Sukses Haji di Hadapan Petugas Kloter Surabaya

oleh -331 Dilihat
Kepala BP Haji RI Tekankan Tiga Kunci Sukses Haji di Hadapan Petugas Kloter Surabaya

SURABAYA,AIANews.id – Mochamad Irfan Yusuf, Kepala Badan Pelaksana (BP) Haji Republik Indonesia, memberikan arahan penting kepada Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) jemaah haji kelompok terbang (kloter) 90, 91, dan 92 di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Rabu 28 Mei 2025 malam.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Irfan, sapaan akrabnya, menekankan tiga indikator utama keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Didampingi oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Sugiyo, Gus Irfan mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi langsung dengan para petugas yang akan mendampingi jemaah.

Ia mengungkapkan bahwa kloter-kloter gelombang kedua telah terorganisir dengan baik berkat implementasi sistem Syarikah, sebuah pendekatan baru dalam layanan haji yang mengedepankan efisiensi dan profesionalisme.

“Spirit Syarikah adalah menghindari monopoli. Jika dulu hanya ada satu Syarikah yang menangani banyak hal, sekarang ada delapan Syarikah yang semuanya dibagi secara adil dan profesional,” jelas pria asal Jombang ini.

Gus Irfan mengingatkan bahwa peran Karu dan Karom bukan sekadar tugas administratif, melainkan sebuah amanah besar yang memberikan dua kesempatan ibadah sekaligus menunaikan haji dan membantu tamu-tamu Allah.

“Selain berhaji, Bapak atau Ibu juga mendapat kehormatan untuk membantu jemaah. Ini adalah dua kesempatan ibadah yang sangat mulia,” ujarnya.

Ia juga memaparkan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini berfokus pada dua program layanan prioritas: Haji Ramah Lansia dan Haji Ramah Disabilitas.

Kedua program ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan perhatian khusus kepada jemaah yang membutuhkan.

Irfan menambahkan, tahun depan akan diperkuat lagi dengan program Haji Ramah Perempuan.

Tiga Indikator Keberhasilan Haji
Dalam arahannya, Gus Irfan menjabarkan tiga indikator utama keberhasilan haji yang menjadi fokus Badan Pelaksana Haji:

Baca Juga:  Tarif Listrik Diskon 50 Persen Bagi Pelanggan Rumah Tangga Selama Januari Dan Februari 2025

Pelaksanaan ibadah haji yang sah sesuai tuntunan syariat dan bimbingan manasik yang memadai. Ini memastikan setiap jemaah dapat menunaikan rukun dan wajib haji dengan benar.

Pengelolaan dana haji sebesar Rp20 triliun secara transparan dan akuntabel. Pengawasan ketat dilakukan oleh lembaga-lembaga seperti KPK, Polri, Kejaksaan, dan Kementerian Keuangan untuk menjamin penggunaan dana yang optimal dan bersih.

Sukses Peradaban, membangun karakter jemaah agar setelah berhaji memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

“Haji harus memberi bekas. Dulu para ulama pulang haji lalu berjuang untuk negeri. Itu semangat peradaban yang harus kita bangun kembali,” tegasnya.

Menutup arahannya, Gus Irfan menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas atas kesiapan dan dedikasinya, serta menitipkan jemaah untuk dilayani dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

“Kami titip jemaah kepada Bapak atau Ibu semua. Semoga diberikan kekuatan dan seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.

Hingga hari ini, Asrama Haji Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 89 kloter dengan total 33.382 jemaah, atau sekitar 92 persen dari total 36.845 kuota Embarkasi Surabaya.(alm)