Ngawi, AIANews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi menggelar penajaman visi, misi, dan program pasangan calon sebagai pengganti agenda debat publik. Pasalnya, pilkada Ngawi 2024 hanya diikuti satu pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Dalam acara yang digelar di Nata hotel tersebut paslon Ony-Antok nomor urut 1diminta menjawab pertanyaan yang telah disusun oleh tim panelis untuk mempertajam visi, misi, dan program psalon tersebut.
Adapun tim panelis terdiri Ali Hamdan Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim dari Malang, Suko Widodo Dosen Universitas Airlangga Surabaya, Sumarno Dosen STIT Muhammadiyah Ngawi, Eri Purwaka Widiyanta Ketua Pemuda Katolik Ngawi dan Miftakhul Huda Ketua DPD KNPI Ngawi.
Bacabup Ngawi Ony Anwar Harsono saat menyampaikan visi misinya dijelaskan, bahwa untuk visinya Semesta Berencana terwujudnya lumbung pangan nasional yang maju dan berkelanjutan menuju masyarakat kabupaten Ngawi sejahtera, berakhlak dengan semangat gotong royong.
Misinya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial bagi masyarakat, meningkatkan produktivitas ekonomi melalui diversifikasi dan penguatan sektor sektor ekonomi utama berbasis pertanian, meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui integrasi antar layanan pemerintah dan publik berbasis Teknologi Informasi.
Kemudian meningkatkan akses dan konektivitas antar daerah yang menunjang keberlangsungan aktivitas ekonomi dan meningkatkan kondusifitas daerah yang mendukung
keberlanjutan pembangunan.
“Itu visi dan misi kami,” katanya. Minggu, 17 November 2024.
Ony mengatakan, tentunya pihaknya juga mempunyai sepuluh program untuk lima tahun kedepan diantaranya Kartu Semesta Berkeadilan, Bantuan makanan bagi Masyarakat Non Produktif, Rehabilitasi menuju Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), Zero Stunting. Kemudian Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan,
Peningkatan Kemudahan Layanan Perijinan dan Layanan Kependudukan, Perencanaan Pembangunan Semesta Berencana berbasis TI, peningkatan Kualitas Infrastruktur, Peningkatan Akses Layanan Teknologi Informasi di Desa secara Merata serta Ngawi Berbudaya dan Ngawi Zero Konflik.
Dia menambahkan, setelah di gelar debat publik yang dikemas dengan penajaman visi misi ini tentunya berharap kepada masyarakat dapat melihat kinerja sebelumnya dengan percepatan infrastruktur dan program lainya maka legitimasi masyarakat lebih baik.
“Dengan hasil survey elektabilitas yang signifikan serta kondusivitas maka masyarakat dapat memberikan hak suaranya tanpa gangguan apapun,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Ngawi Samsu Mustakim mengatakan, melalui debat terbuka merupakan salah satu metode kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Ngawi dalam menyampaikan visi misi serta program kerja untuk memimpin Kabupaten Ngawi 5 tahun kedepan secara luas kepada masyarakat kabupaten Ngawi.
“Debat ini untuk menyebarkan profil visi misi serta program kerjanya,” katanya. (alm).





