Samarinda, 10/10/24 – AIAnews.id | Jurnal ini dibuat dengan latar belakang bahwa rumah sakit merupakan suatu organisasi yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan dan sebagai salah satu sub sistem yang memberikan pelayanan kesehatan mencakup pelayanan medik, pelayanan perawatan, rehabilitasi medik dan penunjang medik. Semakin pedulinya masyarakat maka semakin tinggi tuntutan masyarakat untuk mendapat mutu pelayanan kesehatan yang baik.
Kepemimpinan yang baik di rumah sakit akan mendatangkan mutu pelayanan kesehatan yang baik juga. Tujuan penelitian dibuat untuk memahami teori kepemimpinan efektif dari gambaran situasi manajemen rumah sakit dengan kemampuan kepemimpinan strategis dalam mengidentifikasi masalah, teknik mempengaruhi dan tahapan menyelesaikan masalah di rumah sakit. Terdapat berbagai gaya kepemimpinan yang seseorang dapat implementasikan sesuai kondisi yang dihadapi.
Dalam menghadapi suasana rumah sakit yang menurun kualitasnya serta top manajer yang sulit membuka ruang untuk diskusi, maka gaya otoriter menjadi pilihan terbaik sehingga bisa mengatasi setiap masalah yang dihadapi. Gaya kepemimpinan yang tepat untuk menghadapi suatu kondisi sangatlah penting.
Jurnal ini memiliki desain penelitian literatur review. Pemaparan penjelasan diberikan menggunakan skenario bernama kajian situasi. Penjelasan yang diberikan akan berkaitan tentang kajian situasi. Kajian situasi menggambarkan skenario dimana ada suatu rumah sakit yang memiliki mutu pelayanan kesehatan yang tidak bagus dan sulit untuk diaudit oleh tim kelompok kerja (Pokja) karena manajemen yang terkesan menutup-nutupi. Pemaparan berbagai teori diberikan untuk mencoba mengatasi masalah yang muncul dari kajian situasi.
Jurnal ini mendapatkan temuan berbagai teori yang dapat dipakai untuk menghadapi kondisi pada kajian situasi. Teori kepemimpinan yang dapat diimplementasikan oleh ketua tim pokja meliputi trait theory, behavioral theory, task versus relationship, maintaining theory, emotional intelligence, situational theory, transformational leadership, dan moral leadership.
Teknik pengkajian yang baik dapat dilakukan menggunakan analisis fish bone atau analisis TOWS. Strategi yang dapat diimplementasikan meliputi membangun tim, pengambilan keputusan, komunikator, negotiator, dan delegator. Hasil dari negosiasi akhir harus mencari situasi win-win solution. Untuk proses pembenahan dapat menggunakan penilaian akreditasi sebagai target yang ingin dicapai bersama. Jenis teknik yang biasa digunakan dalam organisasi yang cocok untuk kondisi pada kajian situasi meliputi persuasi rasional, daya-tarik inspirasional, konsultasi, mengucapkan kata-kata manis, daya-tarik pribadi, pertukaran, koalisi, dan tekanan.
Kontribusi jurnal ini terhadap pengembangan ilmu pengetahuan adalah memaparkan teori-teori yang dapat digunakan ketika seseorang berada di posisi yang dideskripsikan skenario. Teori ini meliputi landasan teori tata kelola ketua tim pokja yang melakukan audit, strategi menghadapi manajemen yang sulit diajak kerjasama, pendekatan yang cocok dalam menghadapi manajemen tidak bagus, cara mempengaruhi manajemen puncak agar mereka mau dikaji, dan konsep yang melandasi masalah manajemen rumah sakit.
Salah satu kelebihan jurnal ini adalah jurnal ini menjelaskan teori kepemimpinan dasar yang dapat membantu menyelesaikan masalah yang diperlihatkan oleh skenario. Setiap masukkan yang diberikan untuk menyelesaikan masalah dijelaskan menggunakan teori dan pendapat para ahli. Dengan begini, informasi yang diberikan tidak semata-mata pendapat penulis melainkan memang datang dari paparan para ahli yang hebat dalam bidang kepemimpinan. Teori yang diberikan kebanyakkan berupa bagaimana seorang pemimpin harus bersifat dan bertindak secara umum sehingga dapat mengatasi masalah pada manajemen yang buruk di rumah sakit.
Kekurangan yang dimiliki jurnal ini adalah jurnal ini didominasi oleh penjelasan dan pendapat dari para ahli, dimana saran dan masukkan yang dapat diaplikasikan secara praktek tidak banyak dipaparkan. Hal ini membuat jurnal ini terasa seperti tulisan yang berisi banyak teori yang sulit untuk dipraktekan secara langsung di lapangan. Sedangkan, informasi yang dapat dipraktekan kebanyakan terasa seperti sesuatu yang mudah ditulis dan diucapkan namun sulit diaplikasikan. Kebanyakkan informasi berisi tentang bagaimana sifat seorang pemimpin yang baik secara umum, kurang membahas bagaimana sifat dan praktek seorang pemimpin yang baik secara khusus pada situasi tertentu yang sering muncul di dunia nyata. Skenario yang diberikkan hanya dipaparkan untuk membantu menjelaskkan teori, kurang dibahas secara langsung melalui penjelasan yang ada.
Alangkah baiknya untuk penelitian selanjutnya yang memiliki metode penelitian atau pembahasan yang mirip dengan jurnal ini, baiknya memaparkan lebih banyak informasi dan masukkan yang dapat dipraktekan. Kemudian, di beberapa penjelasannya dapat dipaparkan kasus yang pernah terjadi di dunia nyata dan bagaimana seorang pemimpin menghadapi kasus tersebut. Dengan begini, lebih banyak ilmu yang dapat mudah dipraktekan. Skenario dapat dibahas secara langsung dengan membahas masalah apa yang dapat muncul dari skenario tersebut jika skenario itu terjadi di dunia nyata dan bagaimana mengatasinya.




