Luluk Kritik Tajam Pengelolaan Sampah di Jatim

oleh -1089 Dilihat

Surabaya, AIANews.id –  Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah, menyampaikan kritik tajam terhadap pengelolaan sampah di Provinsi Jatim dalam debat putaran ketiga Pilgub Jawa Timur, Senin, 18 November 2024.

Luluk menilai bahwa pemerintahan Jawa Timur gagal dalam mengatasi masalah pengelolaan sampah yang semakin memburuk, meskipun telah ada regulasi yang mengatur hal ini.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan pengelolaan sampah dilaksanakan dengan baik,” tegas Luluk.

Namun, kenyataannya, ia melihat bahwa pengelolaan sampah di Jawa Timur masih jauh dari harapan. “Mandat undang-undang nomor 18 tahun 2008 itu jelas bahwa pemda memiliki tanggung jawab agar pengelolaan sampah itu bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Luluk dengan tegas.

Selain itu, Luluk juga mengungkapkan fakta mencengangkan mengenai volume sampah yang dihasilkan di Jawa Timur.

Berdasarkan data sistem informasi pengelolaan sampah nasional, provinsi ini memproduksi sampah sebanyak 5 hingga 6 juta ton per tahun. Namun, kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sampah hanya mampu menangani sekitar 2,6 juta ton sampah per tahun, yang menurut Luluk menunjukkan kegagalan dalam pengelolaan tersebut.

“Kalau kita lihat bahwa sistem informasi pengelolaan sampah nasional bahwa Jawa Timur ini memproduksi sampah yang begitu besar 5 hingga 6 juta ton tapi hanya kemampuan 2,6 juta ton per tahun berarti gagal pemerintahan Jawa Timur untuk mengencourage yang terkait dengan pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Luluk juga menekankan pentingnya solusi inovatif dalam pengelolaan sampah. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pemanfaatan sampah menjadi sumber energi. Ia percaya bahwa sampah tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih besar.

Baca Juga:  Patroli Harkamtibmas di Tenggumung Wetan, Polisi dan Satpol PP Antisipasi Tawuran serta Balap Liar

“Oleh karena itu kita harus memastikan bahwa sampah bisa menjadi energi,” tutupnya. (alm)

No More Posts Available.

No more pages to load.