Malang, AIANews.id – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, pada Selasa (14/1) lakukan Kunjungan Kerja (kunker) ke Kabupaten Malang dengan meninjau SMA Taruna Nusantara di Malang dan PT.Pindad.
Saat lakukan kunker di SMA Taruna Nusantara yang berdomisili, diDesa Gampingan kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Disambut oleh bupati Drs. H.M. Sanusi, Dandim 0818 Malang- Batu Letkol. Inf. Yuda Sancoyo, kepala sekolah Brigjen Moch. Mahbub Junaedi dan Sekretaris Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Pricilia Ester Waworuntu.
Saat ini pada SMA Taruna Nusantara telah lakukan Kegiatan Belajar Mengajar, di sekolah tersebut dengan diikuti 240 peserta didik kelas 10. ” kampus di Malang ini sudah lakukan Kegiatan belajar dan mengajar sudah berjalan. Satu angkatan terdapat 240 peserta didik,” ujar, Kepala SMA Taruna Nusantara, Brigjen TNI Moch Mahbub Junaedi.
” karena kampus ini terintegrasi dengan Kampus Magelang dan Cimahi,” kata, Moch. Mahbub.
Mahbub Junaedi, memgungkapkan untuk saat ini pembangunan tahap 1 SMA Taruna Nusantara di Malang sudah rampung. Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan tahap 2, yang bakal difungsikan untuk kelas XI dan XII bahkan nantinya juga akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya.
” pembangunan tahap 2 nanti juga akan dibangun fasilitas penunjang lainnya, seperti kolam renang, fasilitas olahraga, asrama, klinik kesehatan dan gapura,” imbuh, Mahbub Junaedi
Dalam sambutannya Menhan RI saat melakukan peninjauan dan kunjungan, Menhan RI menyambut positif atas pembangunan SMA Taruna Nusantara di Malang tersebut.
” meskipun kondisinya masih tahap 1, bahwa kebutuhan mendesak adalah sarana prasarana belajar bagi siswa. Mudah-mudahan segera terealisasi,” tuturnya.
Mehan optimis pada pertengahan tahun dan paling lambat akhir tahun 2025, fasilitas kelas XI dan Kelas XII SMA Taruna Nusantara di Malang sudah terselesaikan semuanya. Setelah melakukan kunjungan ke SMA Taruna Nusantara Malang, Menhan pangsung lanjutkan Kunker ke PT. Pindad Turen. (alm)



