Pembagian Paket Makanan Bergizi Gratis di Tulungagung Dimulai

oleh -1331 Dilihat
Pembagian Paket Makanan Bergizi Gratis di Tulungagung Dimulai.

Tulungagung, AIANews.id -Sebanyak 1.386 paket makanan bergizi gratis di Kabupaten Tulungagung dibagikan kepada pelajar di sejumlah SD – SMP di Kecamatan Kedungwaru pada Senin (06/01/2024).

Kegiatan ini menandai dilaksanakannya program pembagian makanan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Tulungagung menjadi salah satu di antara tiga kabupaten lain di Provinsi Jawa Timur yang menggelar pelaksanaan pembagian makan bergizi gratis pada hari Senin. Sedangkan dua lainnya yakni Kabupaten Magetan dan Bojonegoro.

Guna memastikan kegiatan berjalan lancar, Sekdakab Tulungagung, Tri Hariadi bersama sejumlah pihak terkait melakukan pemantauan pelaksanaan pembagian makanan bergizi gratis ini. Yaitu dengan mendatangi salah satu dapur pembuatan makanan bergizi gratis di SMP Al Azhar Tulungagung.

Lokasi ini menjadi salah satu dapur yang ditargetkan bisa memproduksi sekitar 3.500 paket makanan bergizi gratis setiap harinya, selain dua dapur lain yang ada di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu dan dapur di Kecamatan Kalidawir.

“Kita lihat masak, packing sampai kelengkapan kandungan gizi di dapur umum yang ada di SMP Al Azhar. Untuk kandungannya gizi sama tapi porsinya beda, termasuk penunjang susunya lebih banyak SMP, namun kandungan gizinya sama. Hari ini ada 1.386 yang kita berikan untuk pelajar,” terangnya.

Tri Hariadi mengatakan, pada hari pertama ini baru sebagian target yang bisa mendapatkan paket makanan bergizi gratis. Selanjutnya secara bertahap, nantinya ada sekitar 262 ribu penerima yang terdiri dari pelajar di seluruh Kabupaten Tulungagung.

“Kalau satu Tulungagung ada 262 ribu penerima yang akan dicukupi secara bertahap. Ini membantu adik-adik kita dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.

Tri Hariadi mengungkapkan, kegiatan ini bisa memberikan banyak dampak positif untuk pelajar dan masyarakat pada umumnya.

Baca Juga:  Paddle Mulai Eksibisi di Porprov Jatim IX, Ketum KONI Harap Munculkan Atlet Berprestasi

Mulai dari terciptanya lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena bahan baku lauk pauk hingga buahnya merupakan bahan yang didapatkan dari masyarakat Tulungagung sendiri.

Kemudian bagi pelajar, pemberian makanan bergizi sehat tentu akan memberikan peluang lebih besar untuk bisa mendapatkan kecukupan gizi, yang nantinya akan menciptakan generasi emas untuk menghadapi tahun 2045.

“Dampaknya kepada siswa ini sangat luas, dari sisi ekonomi akan menggerakkan pelaku ekonomi, banyak tenaga kerja diserap, belum nanti pengusaha muda dan lain-lain, termasuk dukungan lauk, pauk, buah kemudian pada sisi edukasi, ada kebersamaan, terlihat mau makan juga nampak doa bersama, terbangun karakternya anak didik SD dan SMP,” ungkapnya.

Sementara Pengurus Lembaga Pendidikan Islam Al Azhar Tulungagung, Imam Mawardi Ridwan mengatakan, nantinya akan ada 47 orang yang diperbantukan untuk proses pembuatan makanan hingga distribusinya ke sejumlah sekolah yang bisa dijangkau.

“Hari ini baru separuhnya, nanti tanggal 13 Januari akan kita maksimalkan dan kita produksi sekitar 3.500an paket perhari,” urainya.

Imam menyebut, sesuai target, pihaknya nantinya akan memproduksi 3.480an paket makanan bergizi sehat setiap harinya, untuk kemudian didistribusikan ke sekolah yang ada di radius 2 kilometer dari lokasinya saat ini.

Menurutnya, peran ini diambil sebagai wujud dukungan pihaknya untuk kemajuan generasi muda Tulungagung dan Indonesia.

“Kami dari Al Azhar memberikan dukungan yang telah dicanangkan untuk memberi asupan kepada anak SD dan SMP. Kita siapkan agar anak bagus tingkat intelektual dan gizinya, ini harus dimulai dengan baik,” pungkasnya. (alm)

No More Posts Available.

No more pages to load.