Semarakkan HJKS ke-733, Hadirkan Surabaya Fashion Festival 2026

oleh -3 Dilihat
Oplus_131072

Surabaya, aianews.id – Kota Surabaya akan kembali diramaikan oleh gelaran Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026 yang akan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026. Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, festival ini dipastikan hadir lebih meriah dengan parade fashion, lomba drum band, hingga baris-berbaris yang melibatkan ribuan peserta.

Kegiatan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Harian Memorandum tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Tahun ini, SFF terintegrasi dengan agenda Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Tunjungan. Acara akan dilepas langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pada pukul 09.00 WIB.

Setelah seremoni pelepasan, para peserta dengan beragam busana kreatif dan unik akan berjalan dari kawasan CFD menuju garis finis di Balai Kota Surabaya. Rangkaian acara diperkirakan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB.

Direktur Memorandum, Ahmad Syaiku, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan Pemkot Surabaya dalam penyelenggaraan festival tersebut.

“Kami merasa sangat bangga atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemkot Surabaya untuk ikut menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya ke-733,” ujarnya.

Menurut Syaiku, kemeriahan SFF tidak hanya berlangsung pada hari puncak. Berbagai agenda pendukung juga telah disiapkan sejak 19 hingga 20 Juni 2026 sebelum acara utama digelar pada Minggu.

Ia pun mengajak masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk turut hadir dan menjadi bagian dari perayaan tahunan tersebut.

Selain itu, Syaiku menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Surabaya, seluruh panitia, petugas lapangan, serta aparat keamanan yang terlibat dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama acara berlangsung.

Warga yang ingin menyaksikan langsung kreativitas para peserta diimbau datang lebih awal ke kawasan CFD Jalan Tunjungan pada Minggu, 21 Juni 2026, untuk menikmati kemeriahan Surabaya Fashion Festival 2026.(Ry)

Baca Juga:  Dua Ahli Batal Hadir, Sidang WNA Belanda Kitty Van Reimsdijk Ditunda