Tingkatkan Kemampuan Nakes, CDC RS Mata Undaan Adakan Seminar Dan Pelatihan Eksisi Kornea

oleh -3506 Dilihat
Tenaga kesehatan di bidang mata antusias mengikuti seminar bertajuk Save The Endothel Save The Future.

Surabaya, AIAnews.id – Cornea Donation Center (CDC) RS Mata Undaan Surabaya kembali mengadakan seminar nasional dan pelatihan mengenai eksisi kornea, Sabtu-Minggu, 24-25 Agustus 2024. Agenda tahunan kali ini mengusung tema Save The Endothel Save The Future.

Ketua CDC RS Mata Undaan Surabaya dr Dini Dharmawidiarini SpM K menuturkan, seminar dan pelatihan ini diinisiasi sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dokter umum, dokter spesialis mata, perawat, dan sejawat dalam eksisi kornea, transplantasi kornea, dan bank mata.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menggerakkan publik untuk semakin sadar donor kornea.Juga para praktisi di bidangnya bisa semakin cakap dan terampil. Artinya, bisa melakukan persiapan dengan baik, tidak ada komplikasi terkait kerusakan kornea,” jelas Dini.

Seminar yang diikuti 200 peserta se-Indonesia ini menghadirkan sejumlah pembicara. Termasuk narasumber yang datang berasal dari bank mata negara India. Yakni, Srinivas Gunnam.

Lalu 7 orang pembicara lainnya dari Indonesia di antaranya, Prof dr Tjahjono D Gondhowiardjo SpM K PhD, Dr dr Wimbo Sasono SpM K, dr Dini Dharmawidiarini SpM K, Dr Heni Wijayanti SpM MH, dr Tigor Santoso SpM, dr Andita Caesary SpM, dan dr Yuniar Sarah SpM.

Adapun tema yang diusung pada semnas kali ini banyak membicarakan tentang komplikasi pascaoperasi dan seputar bank mata. Kemudian di samping pelatihan eksisi kornea, juga ada tambahan workshop persiapan operasi katarak.

“Saya sendiri kembali diminta untuk jadi pembicara mengenai transplantasi kornea pada pasien pascaoperasi yang mengalami komplikasi kekeruhan kornea,” tandas Dini, dokter mata asal Surabaya yang pernah meraih penghargaan Surgeon International Award Royal Australasian College of Surgeon ini.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap dapat membantu bank mata Indonesia memperluas cakupan donor kornea di Jawa Timur. Terlebih di RS Mata Undaan antrean akan kornea mencapai 300 pasien.

“Di samping dapat memaksimalkan cakupan donor kornea, kegiatan ini diharapkan dapat memperbanyak tenaga eksisi yang memiliki standarisasi, sehingga bisa melakukan donor yang kualitasnya baik dan aman untuk diberikan ke pasien,” tuntas Dini. (alm)

Baca Juga:  Lurah Balasklumprik Serahkan Bantuan Sepeda Untuk Warga Disabilitas

No More Posts Available.

No more pages to load.