Bojonegoro,AIANews.id – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) sukses menggelar Pelantikan Pejabat Struktural Tahun Periode 2025-2027 di Auditorium K.H. Hasyim Asy’ari Lt. 3 Gedung Rektorat Unugiri Bojonegoro.
Pelantikan jabatan struktural tersebut meliputi jajaran Senat, jajaran Direktorat, jajaran Dekanat, dan jajaran Prodi yang tercantum dalam Surat Keputusan Nomor: 13/BPPUNUGIRI/SK/I/2025 Tentang Penetapan Pengurus Senat Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Antar Waktu.
Rektor Unugiri, M. Jauharul Maarif, menyampaikan bahwa reorganisasi merupakan sebuah keniscayaan dalam sebuah organisasi.
“Reorganisasi dalam sebuah organisasi merupakan sebuah keniscayaan. Mengapa? Karena dengan reorganisasi kita bisa melaksanakan Tour Of Duty (Pergiliran Tugas),” ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya Tour Of Duty dan dengan adanya tugas yang berbeda-beda yang diemban akan lebih memperkaya wawasan serta menambah skill masing-masing personal.
Gus Arif, sapaannya, juga berharap agar kelak Unugiri turut merespon dinamika di luar perguruan tinggi dengan program-program yang dapat membantu perkembangan Unugiri.
“Karena dinamika di luar perguruan tinggi kita yang perubahannya sangat cepat butuh direspon dengan sebuah atau dengan beberapa program. Yang dengan program-program itu kita bisa bersama-sama mengembangkan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, kita bisa bersama-sama mengambil kesempatan-kesempatan yang banyak sekali untuk mengembangkan Unugiri,” harapnya.
Tak lupa, di akhir pidatonya, ia juga mengucapkan selamat kepada pejabat strukrural terlantik.
“Selamat dan sukses pada bapak ibu. Bahwa Bapak Ibu dipilih oleh organisasi, karena organisasi butuh panjenengan, butuh jasa panjenengan, butuh kemampuan panjenengan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua BPP Unugiri, Saifuddin Idris, memberi pesan kepada pejabat struktural yang lama dan baru menjabat.
“Alhamdulillah, bagi pejabat lama saya kira tinggal tancap gas, karena sudah tahu tugas pokok fungsi dan sekaligus sudah evaluasi, kenapa ini enggak tercapai, ini belum tercapai, ini gagal. Jadi yang pejabat lama tinggal tancap gas nggak ada tanya-tanya lagi enggak ada pemanasan,” ungkapnya.
“Bagi yang baru segera menyelesaikan dan mencari, bagaimana mau menyusun program jenengan ke depan. Tolong merenung, menyusun, mereng-reng program. Saya mohon direkturnya akan segera rapat kerja memaparkan programnya masing-masing,” lanjutnya.
Safuddin, lantas mengatakan bahwa Unugiri harus mempunyai mimpi dan implementasi mimpi Unugiri tersebut ada pada pejabat struktural.
“Pak rektor mimpinya tinggi, para Warek mimpinya tinggi. Otomatis implementasi dari mimpi itu ada di panjenengan, ada di dekan, ada di direktur, ada di lembaga. Tidak ada maknanya Rektor dan BPP ini ngotot setengah mati, kalau bawahnya, tangan-tangannya ini tidak berjalan dengan baik maka visi yang besar itu tidak akan terjadi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan visi besar kampus Unugiri, yakni World Class University Tahun 2036.
“Ini harus kita pikul bersama, kita songsong bersama. Pelantikan ini temanya adalah Memperkuat Harmoni, Menuju Akselerasi World Class University. Nah, siapa yang melakukan kita? Kita semua,” ujarnya.
Di akhir pidatonya, ia turut mengucapakan selamat bertugas kepada seluruh pejabat struktural terlantik.
“Selamat untuk menunaikan tugas pada semuanya, selalu berkomunikasi antar satu dengan yang lain,” pungkasnya. (alm)



