Jenewa, 10/01/2024 – AIAnews.id | Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari ini mengeluarkan pernyataan yang memprihatinkan terkait akses kesehatan di Sudan. WHO menyatakan bahwa akses kesehatan di negara tersebut sangat terbatas akibat minimnya keamanan dan konflik yang sedang berlangsung.
Menurut WHO, banyak fasilitas kesehatan di Sudan telah rusak atau dihancurkan akibat konflik, sehingga membuat akses bagi pasien menjadi sulit. Selain itu, para pekerja kesehatan juga menghadapi ancaman keselamatan dan kesulitan untuk mencapai daerah yang membutuhkan bantuan.
“Situasi di Sudan semakin mengkhawatirkan,” kata Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO. “Kami sangat prihatin dengan dampak konflik terhadap akses kesehatan bagi penduduk Sudan. Kami mendesak semua pihak yang terlibat untuk menghentikan kekerasan dan memastikan akses yang aman dan tanpa hambatan bagi pekerja kesehatan dan fasilitas kesehatan.”
WHO menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk melindungi pekerja kesehatan dan fasilitas kesehatan, serta untuk memastikan akses bagi bantuan kemanusiaan. Organisasi juga meminta dukungan internasional untuk membantu Sudan mengatasi krisis kesehatan ini. (Mas)



