Jakarta, 25/10/2024 – AIAnews.id | Kritikal Jurnal
Identitas Jurnal:
- Judul : A Overview on Current and Future Trends of Health and Enviromental Effect of Air Pollution, Climate Change and By Various Gaseous Air Pollutants
- Jurnal : Asian J. Research Chem (AJRC)
- Download : ajrconline.org
- Volume dan Halaman : Volume 9. No.8, halaman 385-390. 6p
- Tahun : Agustus 2016
- Penulis : Rohit J. Bhor, Harshala Damdhar, Geeta Kokate, Maduri Salve, Swati Andhale
- Reviewer : Muhamad Kadafi
- Tanggal : 04 Oktober 2024
Abstrak Penelitian:
A. Tujuan Penelitian
Berdasarkan pengamatan dari keseluruhan isi jurnal ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan gambaran kepada masyarakat mengenai efek dari polusi udara terhadap kesehatan dan lingkungan dimasa depan serta bagaimana perubahan iklim yang diakibatkan gas udara polutan. Tujuan dari penelitian ini tidak disampaikan secara langsung kepada pembaca serta tidak ada literatur atau pernyataan dari penulis yang menyatakan pentingnya pemahaman mengenai materi ini.
B. Subjek Penelitian
Subjek dari Penelitian ini adalah Dampak Kontaminasi Udara, Sebab-Akibat Polusi Udara, dan Pemaparan mengenai Pencemaran Udara di India yang disajikan dalam bentuk data-data statistik.
C. Assesment Data
Data yang dipaparkan oleh peneliti diperoleh berdasarkan studi literatur pada sumber-sumber yang relevan seperti buku-buku, jurnal-jurnal internasional dan dari sumber resmi terpercaya seperti : IPCC Cambridge University Press. Data yang disajikan penulis didominasi data-data statistik.
D. Kata Kunci
Pada abstrak, penulis menggunakan kata kunci dengan tepat. Kata kunci yang digunakan mampu memberikan gambaran mengenai objek dan tujuan penelitian tersebut dilakukan. Kata Kunci yang digunakan penulis yaitu : Air pollution; Global warming; SO2, NO2, dan O3.
Pendahuluan:
A. Latar Belakang dan Teori
Pada bagian Teori Penulis memaparkan ide dan gagasannya melalui teori-teori dari sumber yang relevan. Teori-teori yang disampaikan penulis secara garis besar terdiri dari : Kontaminasi Udara, Jenis Polusi Udara, Hubungan Pencemaran Udara dan India, Pengaruh Polusi Udara Efek Lingkungan dan Jenis Udara Polutan.
Pada salah satu baris peneliti menyebutkan bahwa Seseorang yang terkontaminasi udara beracun (halaman 386) beresiko mengalami : Iritasi (mata, hidung, dan tenggorokan), batuk, sesak dada, dan kesulitan bernapas, memburuknya paru-paru dan jantung (asma) dan resiko Peningkatan serangan jantung. Sedangkan menurut Ratnani (2008:28), dapat mengakibatkan gangguan faal dari organ tubuh seperti paru – paru dan pembuluh darah atau menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Kemudian dikuatkan dalam jurnal afif (halaman 22), bahwa udara beracun (pencemaran udara)dapat mengakibatkan penyakit seperti asma, bronchitis, pneumoconiosis, infeksi dan reaksi alergi.
Dalam teori yang dipaparkan penulis dipaparkan bahwa hujan Asam berasal dari bahan pembakaran fosil (halaman 388). Pernyataan tersebut didukung oleh I Made Astra (dalam Jurnal Meteorologi Dan Geofisika: 133) bahwa Polutan yang dihasilkan pada pembakaran fosil merupakan faktor terbesar terjadinya asap, hujan asam, dan pemanasan global dan perubahan iklim.
Selanjutnya dalam jurnal yang dilaporkan (halaman 389) bahwa Pencemaran Udara membahayakan panen dan pohon. Akan terjadi penurunan perkembangan pohon, bibit dan beban ekologis lainnya yang disebabkan karena infeksi (misalnya, iklim brutal). Pendapat ini didukung dalam (jurnal afif : 23) dikatakan bahwa pencemaran lingkungan menyebabkan perusakan zat hijau daun/menguning, daun berbintik-bintik dan penurunan Hasil panen.
Teori-teori yang dipaparkan oleh penulis ke dalam jurnal ini memperkuat dan mendukung topik yang diteliti. Sehingga dari kesimpulan-kesimpulan yang dicetuskan oleh peneliti lain dapat menjadi pembanding maupun acuan dalam proses penelitian ini.
Metode Penelitian
A. Langkah Penelitian
Penelitian ini merupakan hasil dari studi literatur yang dilakukan oleh penulis. Metode Penelitian ini berbasis dari data statistik dari beragam sumber yang relevan baik dari buku-buku, jurnal Internasional dan website dari situs terpecaya. Data penelitian tersebut kemudian dipaparkan penulis secara sistematis dan kronologis. Hal tersebut terlihat pada sub-materi Hubungan Pencemaran Udara dengan India, penulis terlebih dahulu membahas mengenai beberapa jenis pencemaran udara kemudian menjelaskan dampak pencemaran udara pada india khususnya. Pada sub-materi tersebut (halaman 387) dijelaskan bahwa India berada diposisi ke 101 pada tahun 2005 dalam Indeks Kelestarian Lingkungan Hidup dari 146 negara (Sreevatsan : 2010).
Selain itu penulis juga memaparkan contoh yang signifikan pada pembahasan dampak pencemaran lingkungan. Penulis juga memberikan contoh nyata dari buruknya suatu lingkungan akibat pencemaran udara yaitu negara India. Dalam penelitian ini secara khusus negara india dibahas pada sub-materi Hubungan Pencemaran Udara Dan India.
B. Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pencemaran Udara membawa banyak dampak negatif seperti perubahan iklim, perubahan lingkungan, dan kerusakan lingkungan lainnya. Efek yang paling penting dari Pencemaran Udara adalah mengakibatkan adanya penyakit pernafasan (asbestosis, silikosis dan bronchitis, infeksi kardiovaskular, penyakit jaringan paru-paru) dan mempengaruhi tanaman dan menyebabkan klorosis, busuk, sekarat. Penulis memberikan solusi teoritis berupa mengurangi tingkat kontaminasi udara dan mengurangi kadar pengeluaran gas di udara dengan mengurangi penggunaan kendaraan.
C. Diskusi Penelitian
Penelitian ini memaparkan teori-teori yang relevan yang sesuai dengan pembahasan sehingga mendukung topik yang diteliti. Penelitian ini juga disertai dengan contoh-contoh pada setiap materinya. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan jurnal ini tidak memaparkan solusi yang aplikatif sehingga pada penelitian selanjutnya perlu ada pemecahan masalah yang tepat mengenai materi dengan bahasan yang sama. Reviewer menyarankan adanya Pemanfaatan Tanaman Hias Sansevieria (jurnal Putri ., et al., 2013), dimana tanaman tersebut telah diketahui manfaatnya dapat menyerap zat polutan udara.
D. Daftar Pustaka
Penulis menggunakan sumber dan referensi yang banyak dari beragam literatur pada daftar kepustakaannya. Pada Kepustakanya, terlihat penulis menggunakan referensi dari luar negeri dan beberapa sumber yang aktual seperti : IPCC, buku-buku ilmiah dan jurnal internasional lainnya. Sehingga jurnal ini bisa dikatakan relevan dari segi sumber materinya. Kemudian Penulis juga menggunakan penulisan Hardvard-Style dan disusun berurutan secara alfabetis.
Analisis Jurnal:
A. Kekuatan Penelitian
Kekuatan dari Penelitian ini adalah berdasarkan ide dan gagasannya penulis menggunakan dasar teori yang beragam dan relevan sesuai dengan permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini. Selain itu penulis menggunakan sumber-sumber dan literatur yang banyak sekali seperti beberapa website resmi (PPCI), jurnal internasional dan buku-buku dari luar negeri sebagai penguat dasar teori dalam penelitiannya. Penulis dalam pemaparannya juga menampilkan data statistik sehingga jurnal ini bisa dikatakan cukup relevan.
Berdasarkan beberapa kelebihan ini dapat disimpulkan jurnal ini layak dijadikan referensi dan sambutan yang baik dari pembaca.
B. Kelemahan Penelitian
Kelemahan dari Penelitian ini adalah bahwa penulis tidak menjelaskan secara langsung apa tujuan dari penelitian ini. Dalam jurnal tersebut penulis hanya memyampaikan materi, perbandingan, dan data saja tanpa didasari dengan adanya tujuan yang jelas. Selain itu tidak ada pemaparan dalam bentuk tabel, grafik maupun gambar dokumentasi pada jurnal ini. Berdasarkan pengamatan oleh reviewer diperoleh kesimpulan bahwa sebenarnya penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan gambaran kepada masyarakat mengenai efek dari polusi udara terhadap kesehatan dan lingkungan dimasa depan serta bagaimana perubahan iklim yang diakibatkan gas udara polutan. Akan tetapi penelitian ini hanya berisi teori dan permasalahan saja dan sangat sedikit sekali solusi yang ditawarkan. Solusi yang ditemukan hanya pada lembar akhir yaitu : dengan mengurangi tingkat kontaminasi udara dan kendaraan mengurangi kadar pengeluaran gas di udara. Sehingga dari segi penyelesaian masalah jurnal ini dikatakan tidak cukup baik.
Kesimpulan:
Penelitian ini memberikan bukti bahwa dampak yang ditimbulkan dari pencemaran udara ini sangat besar. Dampak yang ditimbukan dari Pencemaran ini berdasarkan 2 indikator yaitu : Pertama, Efek Lingkungan (Hujan asam, Eutrofikasi, Kabut, Efek pada satwa liar, Penipisan ozon dan Kerusakan pada tanaman dan hutan. Kedua, Jenis Polutan Udara (Sulfur dioksida (SO2), Nitrogen oksida (NO2), dan Ozon). Kedua indikator ini menjadi dasar penulis memaparkan kerugian apa yang didapatkan masyarakat yang mengalami pencemaran lingkungan.
Penelitian ini juga menampilkan contoh nyata salah satu negara yang mengalami pencemaran udara dan secara khusus dibahas pada sub-pembahasan dalam jurnal ini yaitu negara india. Penulis memaparkan secara luas berdasarkan data statistik yang ada mengenai permasalahan betapa seriusnya dampak pencemaran udara pada negara tersebut.
Saran:
Disarankan Penelitian lebih lanjut pada mengenai Pencemaran Udara ini secara langsung. Selain itu dalam penyajiannya sebaiknya penulis menampilkan ilustrasi baik secara grafis maupun gambar dokumentasi sehingga memudahkan pembaca memahami materi yang disajikan.
Referensi:
- Astra, I Made. Energi dan Dampaknya Terhadap Lingkungan. Universitas Negeri Jakarta.
- Bhor, Rohit J., et al., 2016. A Overview on Current and Future Trends of Health and Enviromental Effect of Air Pollution, Climate Change and By Various Gaseous Air Pollutants. Asian J. India : Research Chem 9(8).
- Budiyono, Afif. Pencemaran Udara : Dampak Pencemaran Udara pada Lingkungan.
- Putri, dkk. 2013. Pemanfaatan Sansevieria Tanaman Hias Penyerap Polutan Sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Udara di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa : Vol. 3, No.1.
- Ratnani, R. D. 2008. Teknik Pengendalian Pencemaran Udara Yang Diakibatkan oleh Partikel. Momentum: Vol. 4, No. 2
- 2009. Gas Pencemar Udara dan Pengaruhnya Bagi Kesehatan Manusia. Jurnal Chemica Vol.10, No.1.


