Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi

oleh -377 Dilihat

Jakarta, 2 Desember 2024 – AIAnews.id | Kritikal Jurnal

Judul Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi
Penulis Azizah Putri Shabrina, Ridho Pratama
Tahun Terbit 2022
Abstrak NO2 dan SO2 merupakan sumber pencemaran yang sebagian besar dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Efek kesehatan dari NO2 dan SO2 pada manusia adalah bahwa ia menyerang sistem pernapasan. Kabupaten Bekasi merupakan kawasan yang memiliki berbagai kegiatan transportasi dan industri sebagai hasil dari peningkatan pertumbuhan wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas udara dan untuk memprediksi risiko kesehatan dari paparan NO2 dan SO2 di Kabupaten Bekasi, khususnya lokasi Kecamatan Babelan dan Polsek Cikarang Selatan. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif kuantitatif, dengan metode studi analisis risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas udara pada titik pengambilan sampel Kecamatan Babelan pada tahun 2018 – 2020 berada di bawah standar kualitas udara ambien, sedangkan untuk titik pengambilan sampel Polsek Cikarang Selatan kualitas udara menunjukkan bahwa pada tahun 2019 melebihi standar kualitas udara ambien. Berdasarkan hasil analisis risiko, tingkat risiko maksimum NO2 di Polsek Cikarang Selatan dan tingkat risiko maksimum NO2, SO2 di Kecamatan Babelan memiliki (RQ < 1) yang berarti aman dan tidak ada risiko masalah kesehatan. Sedangkan tingkat risiko maksimum SO2 di Polsek Cikarang Selatan adalah 1,0358 (RQ > 1) yang menunjukkan populasi berisiko terhadap gangguan pernapasan.
Metodologi Metode penelitian yang digunakan dalam pebelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini merupakan pedagang yang beraktivitas dan bermukim di daerah sekitar Kantor Kecamatan Babelan dan di daerah sekitar Polsek Cikarang Selatan. Teknik pengambilan sampe yakni menggunakan metode purposive sampling sehingga didapat jumlah sampel 45 responden untuk wilayah sekitar Kantor Kecamatan Babelan, dam 38 responden untuk wilayah sekitar Polsek Cikarang Selatan. Tahapan analisis dalam penelitian ini yaitu membandingkan kualitas udara ambien terukur dengan baku mutu udara ambien serta penilaian analisis risiko yang meliputi identifikasi bahaya, analisis pajanan, analisis dosis – respon, dan karakterisasi risiko.
Temuan dan Analisis Data Penelitian ini mengevaluasi kualitas udara di Kabupaten Bekasi dengan fokus pada NO2 dan SO2, yang dihasilkan dari aktivitas transportasi dan industri. Dari hasil penelitian pada titik pengambilan sampel di Kecamatan Babelan dan Polsek Cikarang Selatan, ditemukan bahwa konsentrasi NO2 dan SO2 selama 2018-2020 di Kecamatan Babelan masih di bawah standar baku mutu udara ambien, sementara di Polsek Cikarang Selatan, konsentrasi SO2 pada tahun 2019 melampaui baku mutu (1,0358), menandakan risiko gangguan kesehatan pernapasan.
Kontribusi Jurnal terhadap pengembangan Ilmu Pengetahuan Jurnal ini berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam studi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini memperkenalkan metode analisis risiko yang dapat digunakan untuk memprediksi potensi dampak kesehatan dari paparan polutan udara di wilayah padat industri dan transportasi. Jurnal ini juga memberikan wawasan tentang perlunya pemantauan udara secara berkala dan implementasi kebijakan mitigasi yang efektif​.
Kekuatan dan Kelemahan Jurnal Kekuatan Jurnal:

  • Studi ini memberikan data empiris yang relevan tentang kualitas udara di daerah industri, serta metode kuantitatif yang jelas dalam melakukan analisis risiko terhadap kesehatan masyarakat.
  • Hasilnya relevan bagi pembuat kebijakan untuk mengambil tindakan mitigasi terhadap polusi udara.
  • Penggunaan metode yang komprehensif dalam menilai risiko kesehatan dari paparan NO2 dan SO2

Kelemahan Jurnal:

  • Data kualitas udara diambil dari dua lokasi, yang mungkin kurang mewakili keseluruhan kondisi Kabupaten Bekasi.
  • Jurnal ini hanya berfokus pada dua polutan, NO2 dan SO2, tanpa mempertimbangkan polutan lain yang mungkin mempengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat​(jurnal yg mau di review).
  • Rekomendasi mengenai tindakan mitigasi dapat lebih diperinci dan dikembangkan.
Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya
  • Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan pengukuran kualitas udara ambien di lebih banyak lokasi dan mempertimbangkan variabel meteorologi yang mempengaruhi polusi.
  • Penelitian lanjutan juga dapat mengukur konsentrasi polutan lain seperti PM2.5 dan CO, yang sering muncul di wilayah industri.
  • Selain itu, dianjurkan untuk melakukan studi jangka panjang yang mengaitkan konsentrasi polutan dengan prevalensi penyakit pernapasan di wilayah tersebut.
Baca Juga:  The Impact of Public Health Insurance on Health Care Utilisation, Financial Protection and Health Status in Low- and Middle-Income Countries: A Systematic Review Oleh dr. Wisuda Arafat S.B, AIFO-K