,

Hubungan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) orang tua dengan kejadian stunting di Kelurahan Air Hitam Kota Samarinda

oleh -382 Dilihat

Jakarta, 25/10/2024 – AIAnews.id | Kritikal Jurnal

  1. Judul Jurnal

Cara penulisan judul :  pada judul penelitian tersebut penulisannya kurang tepat karena, judul tidak mencantumkan tahun penelitian.

  1. Isi abstrak
  • Sering menggunakan pengulangan kata dan penulisan yang kurang tepat
  • Abstrak sudah benar terdiri dari 187 kata, tetapi font yang digunakan kurang telat harusnya arial 12 dengan jarak spasi 1.5
  1. Bahan dan metodologi
  • Metode yang dilakukan pada penulis adalah Cross Sectional yang digunakan dapat memberikan gambaran hubungan antara variabel, tetapi tidak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat. Tapi sangat di sayangkan ukuran sample yang di ambil hanya sebanyak 50 sample yang mana terbilang sangat kecil untuk menghasilkan penemuan yang digeneralisasi.
  • Penggunaan undian (lottery) untuk menentukan responden dapat menimbulkan bias jika tidak dilakukan dengan cara yang benar. Misalnya, jika ada faktor tertentu yang mempengaruhi kehadiran ibu di posyandu, hal ini dapat mempengaruhi representativitas sampel
  1. Penemuan dan analisis data

Temuan dan analisis data dalam jurnal tersebut menunjukkan beberapa hasil kunci terkait hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Berikut adalah ringkasan temuan utama:

  • Pengetahuan Ibu: Dari 50 responden, 33 ibu (66%) memiliki pengetahuan yang baik tentang PHBS, sementara 17 ibu (34%) memiliki pengetahuan yang kurang baik. Pengetahuan ibu berperan penting dalam memahami dan menerapkan PHBS, yang berdampak pada kesehatan anak.
  • Sikap Ibu: Sebagian besar responden (90%) menunjukkan sikap setuju terhadap penerapan PHBS, yang menunjukkan bahwa mayoritas ibu memiliki sikap positif meskipun pengetahuan mereka bervariasi.
  • Perilaku Ibu: Hasil menunjukkan bahwa perilaku penerapan PHBS di kalangan responden bervariasi, dengan 50% responden melaporkan perilaku jarang menerapkan PHBS. Ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku.
  • Kejadian Stunting: Dari analisis data, ditemukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara perilaku ibu dalam penerapan PHBS dengan kejadian stunting pada balita. Hasil analisis menggunakan uji Fisher’s exact test menunjukkan nilai p sebesar 0,016, yang berarti hipotesis alternatif diterima, menandakan adanya korelasi antara perilaku ibu dan kejadian stunting.
  • Status Gizi Anak: Dari 50 balita yang diteliti, 14% mengalami stunting, dengan sebagian besar anak stunting berasal dari ibu yang memiliki wawasan kurang baik tentang PHBS. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku ibu berkontribusi pada status gizi anak.
Baca Juga:  Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia: Upaya dan Evaluasi Kesiapsiagaan Bencana

Analisis ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengetahuan dan perilaku ibu dalam penerapan PHBS untuk mencegah stunting pada balita.

  1. Kontribusi Jurnal terhadap pengembangan Ilmu Pengetahuan

Jurnal ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat dan gizi anak. Beberapa kontribusi utama yang dapat diidentifikasi adalah:

  • Peningkatan Pemahaman tentang Stunting : Jurnal ini menyoroti hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian stunting pada balita. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi anak, yang penting untuk pengembangan intervensi kesehatan yang lebih efektif.
  • Penerapan PHBS dalam Keluarga : Dengan menunjukkan pentingnya penerapan PHBS, jurnal ini berkontribusi pada upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup sehat dalam mencegah masalah gizi, termasuk stunting. Ini dapat membantu dalam merumuskan program-program edukasi yang lebih efektif
  1. Kekuatan dan Kelemahan Jurnal

Kekuatan pada jurnal :

  • Data Empiris: Penelitian ini menggunakan data empiris yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner, memberikan dasar yang kuat untuk analisis yang dilakukan. Ini meningkatkan validitas temuan yang disajikan.
  • Analisis Statistik: Penggunaan uji Fisher’s exact test untuk menganalisis hubungan antara perilaku ibu dan kejadian stunting menunjukkan pendekatan yang sistematis dan ilmiah dalam penelitian ini.
  • Rekomendasi untuk Penelitian Selanjutnya: Jurnal ini tidak hanya menyajikan hasil, tetapi juga memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut, yang dapat membantu memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi stunting

Kelemahan pada jurnal :

  • Ukuran Sampel Terbatas: Penelitian ini melibatkan hanya 50 responden, yang mungkin tidak cukup untuk generalisasi hasil ke populasi yang lebih luas. Ukuran sampel yang kecil dapat membatasi kekuatan statistik dari analisis yang dilakukan
  • Banyak kata yang beruang pada beberapa kalimat
  • Keterbatasan dalam Metodologi: Penelitian ini mungkin tidak mencakup metode longitudinal yang dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang perubahan perilaku dan status gizi seiring waktu
  1. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya
  • Peningkatan Ukuran Sampel: Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan ukuran sampel yang lebih besar agar hasilnya dapat lebih representatif dan generalizable untuk populasi yang lebih luas.
  • Metode Kualitatif: Menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam atau fokus grup, dapat membantu memahami lebih baik sikap dan perilaku ibu dalam penerapan PHBS serta hambatan yang mereka hadapi [1].
  • Intervensi Edukasi: Penelitian selanjutnya dapat mencakup pengembangan dan evaluasi program intervensi edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu terkait PHBS, serta dampaknya terhadap status gizi anak
Baca Juga:  Pengaruh Jaminan Kesehatan Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Primer di Perkotaan Indonesia: Adilkah Bagi Masyarakat Miskin?

Sumber         : https://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/Sanitasi
Penulis          : Tika Dhefiana , Reni Suhelmi , Hansen Hansen

No More Posts Available.

No more pages to load.