SURABAYA,AIANews.id – Semangat ibadah haji dari Embarkasi Surabaya terus berkobar. Hingga hari kedua belas operasional haji 2025, sebanyak 39 kelompok terbang (kloter) telah sukses diterbangkan menuju Tanah Suci pada Senin 12 Mei 2025.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Akhmad Sruji Bahtiar, menyampaikan bahwa total jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan mencapai 14.098 orang.
“Angka ini telah mencakup 39 persen dari total keseluruhan jemaah Embarkasi Surabaya yang berjumlah 36.845 orang,” jelasnya.
Pada hari yang sama, Asrama Haji Embarkasi Surabaya menerima kedatangan dua kloter, yakni kloter 40 dan 41, yang membawa calon jemaah haji dari Situbondo. Kloter 40 tiba pada pukul 11.40 WIB, disusul kloter 41 pada pukul 19.30 WIB.
Bahtiar juga memberikan kabar baik terkait progres visa jemaah haji Jawa Timur.“Proses pencetakan visa terus berjalan lancar setiap harinya. Hingga hari ini, hanya sekitar 200 jemaah dari total kuota Jawa Timur sejumlah 35.152 orang yang visanya belum selesai. Kami optimis proses ini akan segera tuntas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bahtiar menyampaikan informasi mengenai kondisi kesehatan jemaah.
“Saat ini, terdapat enam jemaah yang sedang menjalani perawatan di RS Haji, didampingi oleh dua petugas. Kita panjatkan doa agar para jemaah yang sakit segera diberikan kesembuhan dan dapat melanjutkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci,” harapnya.
Perkembangan penting lainnya adalah pergerakan jemaah haji Embarkasi Surabaya dari Madinah menuju Makkah.
“Sejak Minggu11 Mei 205 kemarin, jemaah haji dari Embarkasi Surabaya secara bertahap telah berpindah dari Kota Madinah ke Kota Makkah. Hingga Senin 12 Mei 2025, tercatat tujuh kloter yang telah bergerak, berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur seperti Tulungagung, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, hingga Nganjuk,” terang Bahtiar.
Menyikapi adanya kebijakan kloter berbasis syarikah di Makkah, Bahtiar mengimbau para jemaah asal Embarkasi Surabaya untuk tetap sabar dan memahami ketentuan tersebut.
“Pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem pengelompokan berdasarkan syarikah yang tertera di visa. Hal ini berarti, jemaah mungkin akan terpisah dari keluarga atau rombongan kloter sebelumnya saat di Makkah.Ini adalah kebijakan yang perlu dipahami dan diterima dengan niat tulus ikhlas menjalankan ibadah haji. Tidak perlu dipermasalahkan, yang terpenting adalah fokus pada ibadah,” pesannya.
Sementara itu, pada hari ini, Selasa 13/5/2025, Embarkasi Surabaya akan kembali menerima kedatangan tiga kloter dari Banyuwangi, yaitu kloter 42, 43, dan 44, yang akan memasuki asrama haji sebagai persiapan keberangkatan selanjutnya.(alm)



