Gresik, AIANews.id – Menjelang libur Nataru, Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik memastikan ketersediaan barang-barang kebutuhan di Gresik aman.
Kelapa Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Gresik, Yoedi Setiyono mengatakan, pihaknya telah terjun untuk memantau langsung stok bahan pokok di masyarakat, pada Senin 16 Desember 2024 kemarin.
Mereka mengunjungi pasar tradisional, POM bensin, hingga toko-toko yang berada di wilayah Gresik kota. Guna memastikan ketersediaan barang.
“Kemarin saya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan sidak di sejumlah wilayah Gresik Kota. Seperti di Pasar Baru, Pom bensin serta toko-toko yang menjual LPG,” jelasnya, Selasa 17 Desember 2024.
Ia mengungkapkan, bahwa stok barang-barang kebutuhan di masyarakat masih terbilang aman dan tak kekurangan menjelang Natal dan tahun baru 2025.
“Untuk kebutuhan pokok di Gresik ini masih aman lah menuju Nataru ini. Terutama untuk stok Sembako, BBM dan juga LPG,” ujar Yoedi.
Yoedi juga menerangkan, jika harga sembako yang beredar di pasaran terbilang cukup stabil. Tak ada tanda-tanda kenaikan yang signifikan.
“Dari pantauan kami, yang naik cuma telur sama ayam. Telur naik sedikit di harga 29 sampai 30 ribu,” ucapnya.
Naiknya harga ayam dan telur di pasar tradisional itu pun disebut lantaran cuaca buruk yang berdampak pada hasil ternak. Sehingga mempengaruhi harga di pasar.
“Dari yang saya dengar, kenaikan harga ini banyak dipengaruhi oleh cuaca. Dampaknya ayam-ayam peternak jadi berpenyakit. Tapi yang lainnya cukup stabil (harganya),” tandasnya. (alm)





