Kritik Jurnal Leadership Kesehatan Masyarakat

oleh -303 Dilihat

Jakarta, 5 September 2025 – AIANews.id |

Sumber Jurnal : Tommaso Osti, et al. (2023). Public health leadership in the COVID-19 era: how does it fit? A scoping review. BMJ Leader. DOI: 10.1136/leader-2023-000764

a. Ringkasan Isi Jurnal (Abstrak)

Jurnal ini merupakan scoping review yang mengkaji literatur tentang peran kepemimpinan kesehatan masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19. Peneliti menyeleksi ribuan artikel dari berbagai database, dan akhirnya menemukan 45 artikel yang relevan. Dari hasil analisis, teridentifikasi 93 karakteristik kepemimpinan yang dianggap efektif dalam konteks pandemi. Karakteristik tersebut dikelompokkan ke dalam enam kategori utama: emotional intelligence, komunikasi yang transparan dan andal, responsivitas serta kesiapsiagaan, keterampilan manajerial, kerja tim, serta pengambilan keputusan berbasis bukti dan inovasi.

b. Metodologi yang Digunakan

Metodologi yang dipakai adalah scoping review dengan mengikuti panduan PRISMA-ScR (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses Extension for Scoping Reviews). Artikel dicari melalui database PubMed, Scopus, dan Web of Science. Dari 2.499 rekaman awal, 45 artikel dipilih untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis difokuskan pada identifikasi dan pengelompokan karakteristik kepemimpinan.

c. Temuan dan Analisis Data

Temuan utama menunjukkan adanya 93 karakteristik kepemimpinan efektif selama pandemi. Beberapa di antaranya yang paling menonjol adalah:

  1. Emotional intelligence (46,7%),
  2. Komunikasi transparan dan andal (48,9%),
  3. Responsivitas dan kesiapsiagaan (40%),
  4. Keterampilan manajerial (33,3%),
  5. Kerja tim (35,6%),
  6. Pengambilan keputusan berbasis bukti dan inovasi (31,1%).

Analisis menekankan bahwa tidak ada satu sosok pemimpin yang mampu memenuhi seluruh karakteristik tersebut secara sempurna. Namun, temuan ini bermanfaat untuk menyusun kurikulum pendidikan dan pelatihan kepemimpinan kesehatan masyarakat.

d. Kontribusi terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Jurnal ini memberikan kontribusi penting dalam:

  1. Memetakan kompetensi kepemimpinan yang dibutuhkan dalam menghadapi krisis kesehatan global.
  2. Menyediakan dasar ilmiah bagi pengembangan kurikulum pelatihan kepemimpinan di sektor kesehatan masyarakat.
  3. Menjadi acuan kebijakan dalam mempersiapkan pemimpin kesehatan yang lebih tangguh menghadapi bencana kesehatan di masa depan.
Baca Juga:  Tentang Karya Plato, Intisari "The Republic"

e. Kekuatan dan Kelemahan Jurnal

Kekuatan:

  1. Menggunakan metodologi sistematis (PRISMA-ScR) yang meningkatkan reliabilitas.
  2. Mengkaji literatur secara luas dengan berbagai database internasional.
  3. Relevan dengan isu global (pandemi COVID-19) sehingga hasilnya kontekstual.

Kelemahan:

  1. Tidak menilai efektivitas nyata karakteristik kepemimpinan, hanya berdasarkan frekuensi pelaporan dalam literatur.
  2. Potensi bias publikasi karena hanya mengandalkan artikel yang tersedia di database formal.
  3. Variasi konteks penelitian (negara, sistem kesehatan, budaya) membuat hasil kurang seragam untuk diaplikasikan secara universal.

f. Rekomendasi untuk Penelitian Selanjutnya

  1. Melakukan penelitian empiris untuk mengukur dampak nyata dari karakteristik kepemimpinan terhadap outcome kesehatan masyarakat.
  2. Mengembangkan modul pelatihan kepemimpinan berbasis bukti dari temuan jurnal ini.
  3. Mengeksplorasi perbedaan karakteristik kepemimpinan pada konteks budaya dan sistem kesehatan yang berbeda, misalnya di Indonesia.
  4. Menggunakan pendekatan mixed-methods (kuantitatif dan kualitatif) agar hasil lebih komprehensif.

Kesimpulan

Jurnal Osti et al. (2023) memberikan gambaran penting mengenai kompetensi kepemimpinan kesehatan masyarakat yang dibutuhkan selama pandemi. Temuannya dapat dijadikan acuan untuk pendidikan, pelatihan, serta kebijakan di bidang kepemimpinan kesehatan. Meski demikian, penelitian lebih lanjut berbasis data empiris masih diperlukan untuk memastikan efektivitas karakteristik tersebut dalam praktik nyata.