Mempelajari Program Makanan Siang Gratis India Untuk Meningkatkan Pemahaman Program Makanan Gratis Indonesia Melalui Sebuah Kritik Jurnal

oleh -547 Dilihat

Jakarta, 13 Desember 20024 – AIAnews.id | Kritikal Jurnal

Judul :
School Lunch Program in India: background, objective and components
Penulis : Alka Mohan Chutani
Tanggal Diterima : 12 Desember 2011
Nama Jurnal : Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition Vol. 21 Issue. 1

Sampai saat ini kebijakkan makan siang gratis di Indonesia masih banyak diperbincangkan. Program ini rencanannya akan terus diperjuangkan oleh Presiden Prabowo agar tetap terlaksana. Jurnal dengan judul “School Lunch Program in India: background, objective and components” menjelaskan tentang program makanan gratis Negara India mulai dari alasan pembuatan program, tujuan, hingga komponen pelaksanaan.

Dengan membaca jurnal ini, kita bisa dapat mempelajari program makan siang gratis yang sedang digadang-gadang di Indonesia dengan melihat program yang sudah terlaksana di India mengingat karena banyak kesamaan karakteristik kedua negara contohnya dari jumlah penduduk yang sama-sama banyak dan luas wilayah yang sama-sama luas.

Salah satu alasan utama program makan siang gratis dilaksanakan di India yaitu diharapkan program ini dapat meningkatkan keinginan siswa untuk sekolah khususnya bagi siswa yang berada dalam kemiskinan. Program makan siang gratis ini awalnya diberlakukan dengan aturan-aturan wajib yang ditetapkan langsung oleh pemerintah pusat India. Setelah bertahun-tahun dilaksanakkan, program ini menjadi program makan siang gratis sekolah terbesar di dunia pada tahun 2006.

Tujuan penetapan makan siang gratis di India ada banyak. Ini meliputi agar meningkatkan status nutrisi siswa termasuk siswa yamg berada di tempat yang dilanda kekeringan, meningkatkan kehadiran, meningkatkan status ekonomi, meningkatkan pengetahuan tentang nutrisi, meningkatkan hubungan sosial melalui kegiatan makan bersama, dan meningkatkan posisi wanita di masyarakat karena mengurangi kewajiban untuk memberi makan anak siang ketika sekolah bagi seluruh siswa secara nasional di India. Sebagian tujuan ini sudah banyak terbukti tercapai lewat laporan-laporan dan berita yang ada.

Baca Juga:  Syarat Ketat MenPAN-RB, Hanya Honorer Berkualitas yang Lolos PPPK

Ada aturan-aturan wajib berupa komponen-komponen program yang harus diikuti selama program makan siang gratis di India dilaksanakkan. Komponen ini mulai dari minimal nutrisi yang harus diberikan yaitu minimal 450 kalori dan 12 gr protein, aturan bantuan pemasakkan makanan termasuk alat masak oleh pemerintah, hingga aturan monitoring pelaksanaan program. Menu yang diberikan sangat tergantung dari jumlah dana lokal negara bagian yang disediakkan. Bentuk menu makanan juga mengikuti makanan lokal yang biasa dimakan oleh masyarakat setempat. Monitoring program dilaksanakkan serius oleh pemerintah India dengan diatur langsung dibawah kementerian pusat. Laporan tentang makanan apa yang diberikan, inspeksi rutin, dan laporan jumlah dana harus rutin dilaksanakkan. Tim monitoring dengan perwakilan orang secara langsung untuk menjaga kehigenisan, meratanya pemberian makanan, dan sehatnya makanan juga harus dilakukkan.

Kelebihan dari jurnal yang memberikan informasi diatas meliputi penjelasan yang baik tentang skema program makan siang gratis di India juga perkembangannya dari waktu ke waktu dimana banyak informasinya dikutip dari peraturan dan berbagai beraneka ragam sumber yang bagi sebagian orang, seperti orang yang berasal dari luar India, akan sulit untuk mendapatkannya. Kekurangannya, sayangnya jurnal ini tidak menjelaskan kendala program ini saat dilaksanakan dan tidak menjelaskan alasan beberapa aturan ditetapkan atau dirubah. Tidak menjelaskan kendala program makan siang gratis di jurnal ini termasuk “missed opportunity” mengingat konteksnya yang sangat cocok.

Kesimpulannya, India berhasil menerapkan program makan siang gratis bagi siswa-siswa sekolah setelah banyak perjuangan dan perubahan aturan yang dilakukan selama bertahun-tahun. Di Indonesia sendiri, program makanan gratis masih banyak perdebatan. Mempelajari program makanan gratis dari negara lain seperti di India dapat menambah wawasan rakyat Indonesia mengenai program makanan gratis yang direncanakan akan diberlakukkan di Indonesia.

Baca Juga:  Perundungan dan Pemerasan di Program Pendidikan Dokter Spesialis: Tinjauan Hukum dan Implikasi

Referensi :

Chutani M. A. (2012). School Lunch Program in India: background, objectives and components. Asia Pac J Clin Nutr 21(1):151-154.

No More Posts Available.

No more pages to load.