Nyamar Jadi Petugas PDAM, Maling Gondol 1 Kg Perhiasan Milik Lansia di Jalan Achmad Jais

oleh -73 Dilihat
Hamidah, lansia korban pencurian 1 kg perhiasan emas dan intan permata.

Surabaya, AIANews.id– Nasib malang menimpa sepasang lansia Sanusi (75) dan Hamidah (77) asal Jalan Achmad Jais, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng.

Pasca didatangi 4 orang yang mengaku sebagai petugas PDAM, sekotak perhiasan berisi 1 kg lebih emas dan intan permata raib digondol maling.

Kejadian berawal ketika Hamidah mendengar adanya orang yang mengetuk pintu rumah, Rabu, 22 Januari 2025 sekitar pukul 09.30.

Saat dibuka, keempatnya mengaku sebagai petugas PDAM yang hendak mengecek meteran. Kala itu, Hamidah berada di rumah sendirian.

“Bilangnya dari petugas PDAM. Lalu saya persilakan masuk, karena meteran PDAM ada di dalam rumah,” kata Hamidah.

Dari sana, 3 orang masuk ke dalam rumah, sedang 1 orang lainnya menunggu di luar rumah. Kemudian Hamidah berinisiatif menunjukkan titik meteran. 2 orang lalu mengekor di belakangnya.

Di sini, Hamidah menyebut keanehan mulai terjadi. Saat Hamidah menemani 2 orang yang tengah mengecek meteran tersebut, telepon rumah yang berada di dekat kamar berdering.

Namun ketika hendak mengangkat telepon, Hamidah seakan dihalang-halangi oleh 2 orang yang tengah mengecek meteran tersebut.

“Pas mau mengangkat telepon rumah, satu orang mengalihkan perhatian seakan menghadang saya untuk tidak mengangkat telepon. Lalu saya melihat ada satu orang keluar dari dalam kamar dan langsung keluar rumah,” bebernya.

Benar saja, saat keempatnya meninggalkan kediaman, Hamidah lalu masuk ke dalam kamar. Betapa terkejutnya Hamidah ketika mengetahui lemarinya dibobol.

Hamidah mendapati lemarinya rusak. 1 kotak berisi perhiasan 1 kg lebih emas dan intan permata yang disimpan di dalam lemari raib. Hamidah lalu melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT setempat.

“Ada banyak emas dan intan permata di kotak itu. Kira-kira satu kilogram lebih,” tutur Hamidah dengan nada sedih.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Selenggarakan Upacara Peringatan ke- 96 Hari Sumpah Pemuda

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya membenarkan peristiwa pencurian tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Benar. Diduga pelakunya empat orang. Saat ini, masih proses penyelidikan,” tandasnya. (alm)