Tiga Santri Korban Tenggelam di Pantai Balekambang Berhasil Ditemukan

oleh -196 Dilihat

MALANG, AIANews.id –  Tim SAR gabungan telah menemukan semua tiga santri salah satu Ponpes di Pacet Mojokerto, yang terseret ombak Pantai Balekambang Desa Srigonco, kecamatan Bantur Kabupaten Malang pada Rabu (9/4) lalu.Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan tiga jasad korban, Jumat (11/5). Seluruh korban berhasil ditemukan dan dilakuoan evakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, mengatakan korban terakhir yang bernama Muhammad Fahmi Sirrillah (15), ditemukan pada Jumat (11/4) sekira pukul 15.15 wib oleh tim Search and Rescue Unit (SRU) 2 laut menggunakan kapal karet milik Tagana.

Korban ditemukan dalam keadaan mengapung sekitar 4 mil laut dari lokasi awal kejadian, tepatnya pada koordinat 8°24’32″S 112°30’14″E dengan jarak ± 2 nm dari LKK. Diperairan sebelah barat Pantai Rantai Wulung, wilayah hutan RPH Sumbermanjing Kulon, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur.

“korban langsung dievakuasi ke darat dan dibawa ke RSSA Malang untuk pemeriksaan medis dan proses identifikasi,” kata, Kasihumas Polres Malang, AKP. Bambang Subinajar, Jumat (11/4/2025)

Bambang menjelaskan, korban Fahmi diduga merupakan satu dari tiga santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, yang dilaporkan hilang pada Rabu (9/4) lalu saat berenang di kawasan palung laut Pantai Balekambang.

Ia dikenali melalui ciri-ciri fisik berupa gelang di tangan kiri, kalung liontin berbentuk taring, dan bekas luka jahitan di pelipis kanan.

“Sebelumnya, dua korban lain atas nama Yasir Arafat Inninawa dan Lutfi Munawar telah lebih dulu ditemukan pada pagi hari di perairan sekitar lokasi kejadian,” tambahnya

Proses pencarian melibatkan gabungan kekuatan dari Satpolairud Polres Malang, Polsek Bantur, Koramil 0818/12 Bantur, Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, Perumda Jasa Yasa, Perhutani, Tagana, dan unsur potensi SAR lainnya.

Baca Juga:  KONI Jatim Sebut Penggeledahan KPK Terkait Korupsi Dana Hibah Mantan Ketua DPRD Jatim

AKP Bambang menyebut bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama keberhasilan operasi ini. Pihaknya juga memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras semua unsur yang terlibat di lapangan sejak hari pertama.

” ni adalah wujud sinergi kemanusiaan antara Polri, TNI, Basarnas, dan seluruh elemen SAR. Kami turut berduka atas musibah ini dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan,” tuturnya.

Mengakhiri keterangannya, AKP Bambang turut mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan, agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai selatan.

“Pantai selatan memiliki karakter ombak yang tinggi dan arus kuat. Kami mengingatkan wisatawan agar mematuhi rambu larangan, tidak berenang di zona berbahaya, dan selalu mendahulukan keselamatan,” Bambang. (alm)