Jakarta, 12 Januari 2025 – AIAnews.id | Kritikal Jurnal
Identitas Jurnal
Judul Jurnal : Bridging the gap: financing health promotion and disease prevention in Indonesia
Nama Jurnal : Health Research Policy and Systems
Vol dan Hal : 22:146 dan 1-13
Tahun : 2024
Penulis Jurnal : Ahmad Fuady1,2*, Mariska Anindhita2, Matsna Haniifah2, Abdillah Ahsan3, Agus Sugiharto1, Marinda Asiah Nuril Haya1,2, Trevino Pakasi1,2, Dian Kusuma4, Dewi Amila Solikha5, Pungkas Bahjuri Ali5 dan Indah Suci Widyahening1,2
Latar Belakang
Pengeluaran untuk perawatan pencegahan di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah (LMIC), termasuk Indonesia, jauh lebih rendah daripada pengeluaran untuk perawatan kuratif. Ada kebutuhan mendesak untuk mengembangkan jalur yang jelas guna meningkatkan pengeluaran untuk perawatan preventif. Studi ini bertujuan untuk menilai lanskap pembiayaan saat ini untuk promosi kesehatan dan pencegahan penyakit di Indonesia dan, selanjutnya, untuk mengembangkan kerangka kerja dan rekomendasi untuk pembiayaan promosi kesehatan di masa mendatang di negara ini.
Rumusan Masalah
Bagaimana lanskap pembiayaan untuk promosi kesehatan dan pencegahan penyakit saat ini serta pengembangan kerangka kerja dan rekomendasi pembiayaan untuk promosi kesehatan di masa mendatang untuk negara Indonesia?
Tujuan Penelitian
Menilai lanskap pembiayaan saat ini untuk promosi kesehatan dan pencegahan penyakit di Indonesia sekaligus untuk mengembangkan kerangka kerja dan rekomendasi untuk pembiayaan promosi kesehatan di masa mendatang di negara Indonesia.
Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran untuk mengumpulkan informasi dari semua pemangku kepentingan yang relevansi. Penelitian dilaksanakan dari Desember 2022 sampai dengan Juni 2023.
Pendekatan kualitatif dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan IDI dan melakukan diskusi kelompok dengan pejabat pemerintah di tingkat nasional dan kabupaten, akademisi, organisai profesi, petugas kesehatan di pusat layanan kesehatan primer, relawan kesehatan Masyarakat, organisasi non-pemerintah, dan Perusahaan swasta.
Pendekatan kuantitaif dilakukan dengan melakukan survey daring nasional dengan sasaran petugas kesehatan yang terlibat dalam promosi kesehatan di pusat layanan kesehatan primer.
Semua data kualitatif direkam, ditranskripsi, diberi kode, ditafsirkan, dan kemudian ditriangulasi dengan temuan survei nasional untuk mengembangkan kerangka pembiayaan.
Hasil Penelitian
- Kesenjangan Antara Teori dan Praktik
Keterbatasan praktik promosi kesehatan hanya dilakukan di dalam internal fasilitas pelayanan kesehatan menurunkan inisiatif promosi kesehatan yang dilakukan diluar pelayanan kesehatan seperti menjangkau orang sehat yang berisiko, meningkatkan literai kesehatan masyarakat yang mendorong aktivitas fisik yang positif.
- Pembiayaan Saat Ini untuk Promosi Kesehatan dan Pencegahan Penyakit
Kesenjangan antara teori dan praktik menyebabkan pembiayaan untuk promosi kesehatan dan pencegahan penyakit menjadi terlalu sulit didefinisikan. Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan akses terhadap data tentang alokasi dan pengeluaran anggaran, rinciian yang tidak lengkap tentang dimana dan berapa banyak uang tersebut digunakan, dan kualitas data yang buruk.
- Pembiayaan Promosi Kesehatan Masa Depan Di Indonesia
Peningkatan kapasitas dan perencanaan anggaran untuk memastikan bahwa program promosi kesehatan didanai secar atepat serta mengkoordinasikan aspek teknis dan keterlibatan lintas berbagai sektor untuk membangu keterlibatan aktif Masyarakat.
- Meningkatkan dasar hukum dan peraturan
Menetapkan dasar hukum yang jelas dan agenda strategi nasional untuk kegiatan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit dapat membantu mekanisme pembiayaan promosi kesehatan yang lebih baik, pembahasan yang komprehensif dalam menerapkan kebijakan kesehatan kesehatan dapat membantu penetapan pembiayaan promosi kesehatan yang bermanfaat bagi seluruh Masyarakat
- Perencanaan dan Implementasi
Memastikan seluruh kegiatan promosi kesehatan berbasis bukti didukung oleh pengembangan kapasitas yang kuat dari para promotor kesehatan agar mencapai tujuan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit secara efektif. Ketersediaanya promotor kesehatan yang professional dan berkompeten serta mengkhususkan diri dalam kegiatan promosi kesehatan dapat mendukung timbulnya inisiatif promosi kesehatan yang lebih baik.
Kontribusi Jurnal Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Penelitian ini dapat membantu mengindentifikasi hambatan dan tantangan dalam pelaksanaan kegiatan promosi kesehatan seperti pembahasan komprehensif mengenai kesenjangan dan tantangan dalam implementasi pembiayaan dan informasi mengenai pembiayaan di masa depan mengenai kegiatan promosi kesehatan nasional
Kekuatan dan Kelemahan Jurnal
- Kekuatan:
Penelitian ini memiliki kekuatan dengan melakukan penelitian campuran kualitatif dan kuantitatif yang melibatkan seluruh stakeholder dari berbagai pemangku kepentingan dan promotor kesehatan dalam mengindentifikasi kesenjangan kegiatan promosi kesehatan.
- Kekurangan:
Penelitian ini memiliki kekurangan karena masih bersifat universal belum mewakili kebutuhan seluruh daerah di Indonesia dan tantangan yang dihadapi.
Rekomendasi untuk Penelitian
Interpretasi tambahan yang dapat mewakiliki kebutuhan dan tantangan sumber daya yang terbatas di daerah terpencil perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.


